Categories
Arsitektur Jasa

Cara Menghitung Jasa Arsitek Per Meter Persegi Luas Bangunan

Untuk menciptakan hunian yang layak huni dan baik dari sisi kenyamanan, kesehatan serta keamanan bangunan tentunya harus didukung dengan desain bangunan yang baik pula. Untuk menciptakan desain hunian yang sedemikian rupa, tentunya harus didukung dengan tenaga ahli dalam hal ini adalah seorang arsitek. Pasalnya selain mampu merancang pembangunan dengan optimal penggunaan jasa arsitek juga mampu meminimalisir pengerjakan. Namun sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa arsitek, ketahui terlebih dahulu bagaimana penghitungan presentase pembayaran untuk menentukan jumlah tarif sewa arsitek yang akan Anda bayar nantinya setelah desain rumah Anda selesai dan Anda terima.

Sebagai pengguna jasa arsitek, Anda wajib mengetahui bagaimana cara menghitung presentase jumlah pembayaran jasa arsitek dengan benar. Secara umum ada dua perhitungan yang bisa Anda gunakan untuk menentukan besaran tarif sewa yang harus dibayarkan, yaitu berdasarkan persentase dari biaya pembangunan yang bisa dilihat di Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan cara menghitung jasa arsitek berdasarkan harga per meter pesergi luas bangunan.

Jika menggunakan sistem perhitungan berdasarkan presentasi biaya bangunan, Anda bisa melihat acuan tabel perhitungan imbalan jasa arsitek yang dikeluarkan oleh organisasi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Pada tabel imbal jasa arsitek tersebut, Anda bisa hitung sendiri berapa biaya jasa arsitek yang nanti Anda bayar. Tabel tersebut bisa Anda lihat disini.

cara menghitung tarif jasa arsitek per meter persegi luas bangunan rumah
Cara menghitung jasa arsitek

Tetapi jikalau Anda enggan menggunakan cara tersebut diatas, biasanya biaya jasa arsitek dapat diestimasi menggunakan harga jasa per meter persegi bangunan. Cara ini akan merujuk pada luas bangunan yang hendak dibangun, semakin luas bangunan rumah Anda tentunya semakin besar pula biaya yang harus Anda keluarkan untuk menyewa jasa seorang arsitek. Begitu juga sebaliknya, semakin kecil luas bangunan rumah Anda, semakin murah pula biaya arsitek yang harus Anda keluarkan.

Sebagai contoh misalnya setelah berdiskusi dengan pasangan Anda, perkiraan luas rumah yang Anda inginkan adalah sekitar 100 meter per segi dimana biaya desain yang dikenakan arsitek per meter perseginya adalah Rp. 100 ribu. Setelah Anda setuju, maka perkiraan luasan rumah yang Anda inginkan tadi Anda sampaikan kepada arsitek, dengan juga memberi informasi tentang kebutuhan ruang lain dn ruang apa-apa saja yang Anda butuhkan dalam rumah yang akan didesain nanti. Setelah data dan informasi terhadap rumah tersebut diterima arsitek, maka arsitek akan membuat desain rumah sesuai dengan informasi yang telah Anda berikan tadi. Proses konsultasi desain akan terjadi pada tahap ini dimana ada revisi dan perbaikan tentunya bila desain rumah yang Anda diperlihatkan arsitek masih belum sesuai dengan bayangan Anda.

Cara Menghitung Jasa Arsitek Per Meter Persegi Luas Rumah

Cara menghitung biaya jasa arsitek system per meter persegi luas rumah

Nah, bila nanti setelah beberapa revisi terjadi, dimana desain dan gambar rumah yang benar-benar sesuai dengan keinginan Anda didapat dan sudah fix dan cocok dengan keinginan Anda, maka si arsitek akan menghitung ulang berapa luasan rumah tersebut. Bila luasan final rumah tersebut benar sekitar 100 meter per segi sesuai perkiraan semula, maka tinggal dikalikan saja dengan tarif si arsitek yang Rp. 100 ribu per meter persegi tadi. Hasilnya 100 m2 x Rp. 100 ribu = Rp. 10 juta rupiah. Itulah biaya jasa arsitek yang nanti Anda bayar setelah si arsitek merampungkan seluruh gambar-gambar pendukung yang lain dalam Paket Desain yang mereka tawarkan sebelumnya seperti gambar struktur bangunannya, gambar pondasi, gambar sanitasi, gambar mekanikal elektrikal dan lain sebagainya.

Salah satu konsultan arsitek yang penulis referensikan yang memakai sistem persentasi luas bangunan ini adalah Konsultan Arsitek Online (www.ArsitekOnline.com). Anda bisa melihat contoh-contoh gambar rumah yang pernah mereka kerjakan di website resmi mereka di tautan ini ARSITEK. Dan selama penulis memakai jasa mereka sewaktu penulis membangun rumah dulu, penulis cukup puas dengan pelayanan dan kualitas hasil desainnya. Gambar rumah yang didesain oleh tim Arsitek Online sangat sesuai dengan apa yang penulis inginkan. Dan yang terpenting adalah biaya desainnya yang terjangkau dan tidak ada biaya terselubung.

Begini Cara Menghitung Jasa Arsitek Sistem Per Meter Persegi Luas Bangunan Rumah

cara sebenarnya menghitung tarif jasa arsitek yang berlaku

Namun semua itu kembali kepada Anda ingin memakai jasa arsitek yang mana dan yang menerapkan sistem seperti apa. Apakah memakai perhitungan presentasi dari biaya bangunan ataukah berdasarkan harga per meter luas bangunan. Tetapi tenang saja, hasil dari cara perhitungan tersebut bukanlah patokan resmi tarif yang tidak bisa dinegokan. Anda bisa minta diskon ataupun penawaran kalau Anda merasa biayanya terlalu mahal. Pasalnya beberapa arsitek justru ada juga yang menentukan tarif diatas atau di bawah kisaran harga yang telah ditentukan tersebut. Tergantung pengalaman dan kemampuan arsitek dalam mendesain sebuah bangunan. Banyaknya besaran tarif yang diterima arsitek akan bergantung pada luasan, lingkup pekerjaan serta kategori proyek yang digarapnya.

Metode Cara Menghitung Tarif Jasa Arsitek Berdasarkan Luas Bangunan

Nah, itulah tadi cara mengitung jasa arsitek berdasarkan harga permeter persegi luas bangunan yang bisa penulis informasikan untuk Anda. Semoga bermanfaat dan bisa membantu Anda tatkala bingung menentukan jumlah presentase pembayaran jasa arsitek saat membangun rumah nantinya. Terima kasih dan selamat membangun ya…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *