Categories
Pendidikan

Ibadah Tidak Cukup Dengan Niat Ikhlas

Ibadah Tidak Cukup Dengan Niat Ikhlas

Ada pernyataan yang mengatakan cukup dengan niat ikhlas maka ibadah kita akan di terima, apakah pernyataan tersebut benar adanya?, nanti kita jawab. Tapi sebelumnya memang tidak di rgukan lagi bahwa ikhlas kepada ALLAH adalah syarat di terimanya amalan, karena amalan yang bukan di tujukan kepada ALLAH adalah keliru.

Tapi ternyata tidak cukup kita mengandalkan niat ikhlas saja, ada hal penting lainnya yang harus kita penuhi yaitu ibadah yang kita lakukan harus sesuai dengan contoh yang di ajarkan oleh Nabi kita Muhammad Sallalahu Alaihi Wassalam lalu diikti dengan ikhlas, ini sesuai dengan hadist tentang ikhlas yang di riwayatkan oleh Imam Muslim.

Syarat Di Terimanya Amal

Jadi syarat di terimanya amalan kita adalah ikhlas karena ALLAH dan caranya sesuai dengan cara yang di contohkan Nabi Muhammad, jika tidak maka akan terjadi banyak kesalahan dalam beribadah yang mana ibadah tersebut tidak di contohkan oleh nabi yang di namakan dengan bid’ah.

Di masyarakat kita terkenal dengan istilah yang penting baik, mengapa tahlilan itu bidah, kan baik kita membaca quran dan juga berzikir, lalu kenapa dilarang. karena ibadah tahlilan itu tidak ada contohnya, sedangkan semua ibadah yang benar adalah ibadah yang di contohkan nabi.

Kaidah Beramal dan Hukum Dunia

Jadi kaidah dalam beramal adalah, asal ibadah adalah haram,sampai ada dalil yang memerintahkannya, dan ntuk dunia, semuanya boleh kecuali ada dalil yang melarangnya.

Sholat itu haram jika tidak mencontoh nabi, tapi kalau mencontoh nabi maka itu ibadah yang baik, Minman keras itu awalnya halal tapi karena ada larangan dari nabi maka jadi haram.

Menuntut Ilmu Agar Amal Sesuai Dengan Syariat

Saya harap anda paham apa yang saya maksudkan, sekarang bagaimana agar ibadah yang kita lakukan sesuai dengan sunnah?, caranya adalah dengan belajar ilmu agama, karena ilmu agama adalah sesuatu yang sangat penting, disinilah kita mengetahui mana halal dan mana haram.

Dan tahukah anda bahwa menuntut ilmu agama itu wajib, inilah hikmahnya menuntut ilmu agama di wajibkan, karena agar kita mengetahui batasan batasan syariat, dan kita akan berjalan atas dasar syariat tersebut.

Mulai sekarang rajinlah untukbelajar agama, dan rajinlah untuk berusaha mengikhlaskan niat kita saat beribadah hanya kepada ALLAH, jika kedua hal ini dilakukan, maka kita akan bisa menjalankan ibadah dengan benar dan di terima oleh ALLAH.

Semoga bermanfaat, artikel islam lainnya silahkan kunjungi: penaungu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *